Bantu Lansia Memahami Perangkat Digital

0
10

Ada tawaran menarik dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dengan bunyinya sebagai berikut ”Orang Tua adalah pintu surga yang paling tengah. Terserah kamu telantarkan ia apa kamu hendak menjaganya.”

Tentu saja kebanyakan dari kita memilih menjaganya, tapi sungguh itu bukanlah perkara yang mudah. Terlebih saat orangtua kita sudah lanjut usia, saat semua fungsi tubuhnya berubah termasuk sifat dan kebiasaannya.

Bijaknya memang jangan pernah sia-siakan tawaran ini, terlebih bagi yang kini sudah tidak memiliki orangtua yang lengkap. Kejar semua, berikan semua kemampuan untuk menjaganya, dampingi saat ada webinar menarik seputar info lansia, seperti yang sering GOLansi.com adakan,  temani melakukan hobinya, bersama-sama menjalankan ibadah, termasuk mengurus kebersihan dirinya , baik itu mencukur maupun menggunting kukunya.

Ironisnya banyak yang sudah tak bisa melakukan itu semua lagi, karena kedua orangtuanya sudah tiada.

Hari Lansia Internasional diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Tahun 2021 mengangkat tema “Digital Equity for All Ages” (Kesetaraan Digital untuk Semua Usia. diangkatnya tema tersebut tentu dengan maksud agar Lansia ikut serta menjadi bagian di era digital dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Sejurus dengan imbauan yang disampaikan DrdrTrihono, M.Sc (Kepala Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan) kepada kaum muda untuk mendampingi lansia dalam memanfaatkan  teknologi contohnya saat pandemi yang informasi termasuk mengakses aplikasi vaksinasi menggunakan teknologi.

Bagi kaum muda segeralah ikut beraksi dengan mendampingi satu Lansia disekitarmu untuk dapat memahami penggunaan perangkat digital termasuk mengakses informasi terbaru melalui digital yang sangat cepat terbarui.

Tips Membantu Lansia Memahami Perangkat Digital

  1. Belajar Sambil Melakukan Siapkan waktu dan perangkat yang dibutuhkan. Camilan juga boleh disiapkan agar suasana menjadi lebih santai. Gunakan metode, belajar sambil melakukan, dan ini sangat efektif.
  2. Tenang dan Sabar Tenang dan Sabar adalah kunci dalam mengajarkan Lansia dalam memahami perangkat digital. Niat utamanya adalah membantu, jadi jangan salah menempatkan niat, misalnya supaya cepat selesai, Lansia dilarang bertanya. Sekali lagi, tenang dalam membimbing dan sabar dalam menghadapi berbagai pertanyaan.
  3. Gunakan Bahasa Sehari-hari Jangan pakai bahasa coding apalagi bahasa asing yang tidak dikuasai Lansia. Lebih baik analogikan perjalanan langkah demi langkah dalam menjalankan perangkat digital dengan bahasa ringan dan diselingi canda agar tidak menjenuhkan.
  4. Jangan Enggan Mengulang Penjelasan Jangan beranggapan murid Lansia akan langsung bisa memahami tanpa perlu mengulang penjelasan. Siapkan diri untuk menjelaskan 2 sampai 3 kali dalam satu langkah. Ingat, selalu tenang dan sabar.
  5. Kenalkan Dari Aplikasi yang Mudah Jangan terlalu bersemangat untuk ajarkan semua aplikasi si Mulailah dari aplikasi yang mudah terlebih dahulu kemudian bertahap
  6. Informasikan tentang keamanan Data Informasikan untuk selalu waspada terhadap adanya kejahatan digital. Tetap menjaga kerahasiaan data, nomer pin dan lainnya.
😷  Peran Lansia Wanita Menghadapi Pandemi Covid-19

Selamat Hari Lansia Internasional 2021

Sabar dalam mengajarkan dan menuntun Lansia berinteraksi dengan teknologi, karena sekali lagi,

“Digital Equity for All Ages”

(Kesetaraan Digital untuk Semua Usia)

Ingat, semua akan Lansia pada waktunya, lewati masa itu dengan anak-anak yang telah kau sampaikan tentang indahnya tawaran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut.

Basagita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here