Ayo, Cek Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Kesadaran Kanker Mulut

0
10
Bulan November, Bulan Kesadaran Kanker Mulut

November selalu diperingati sebagi bulan kesadaran kanker mulut. Meskipun tak sepopuler penyakit kanker lainnya, seperti kanker payudara, kanker rahim maupun jenis kanker lainnya, namun nyatanya kanker mulut sama ganasnya lho. bahkan, kanker jenis ini sering kali diawali dengan gejala ringan semacam panas dalam.

Seperti pada umumnya, sel kanker merupakan pertumbuhan sel abnormal di salah satu organ tubuh secara masiv. Jika tak di deteksi sedari dini, perkembangan sel kanker seringkali sulit untuk dikendalikan. Sehingga dapat menyebar dan menyerang organ tubuh lainnya. tak heran, banyak penderita kanker yang baru mendapatkan pengobatan saat kanker sudah mulai menyebar dan ada pada stadium lanjut.

Sariawan dan Sakit Gigi Bisa Menjadi Penyebab Kanker Mulut

Kanker mulut terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh dan berkembang pada organ mulut. Bisa dimana saja, seperti gusi, bibir, langit-langit, lidah, tenggorokan hingga sinus. Namun, sejauh ini, kanker mulut yang paling banyak ditemukan adalah pada bagian lidah, bibir dan mulut.

Cek Kesehatan Gigi dan Mulut

Usut punya usut, kanker mulut memiliki rasio 1:10 dibandingkan dengan kanker lainnya. dalam artian, dari sepuluh penyakit kanker yang umum terjadi, hanya 10 persennya saja yang mengalami kanker mulut. Dan umumnya, terjadi pada usia diatas 40 tahun. Meskipun demikian, semua kanker dapat saja menyerang Anda yang masih muda lho. apalagi, jika Anda bukan merupakan orang yang peduli dengan kesehatan gigi dan mulut. Maka Anda memiliki peluang yang lebih besar dalam menderita kanker mulut.

Sariawan, adalah salah satu masalah pada organ mulut yang seringkali dihadapi oleh semua orang. Hampir semua orang dewasa pernah sariawan. Dan ternyata, sariawan juga dapat menjadi pertanda awal terjadinya kanker mulut lho. lalu, bagaimana cara membedakan sariawan biasa atau yang seringkali datang ketika panas dalam dan sariawan sebagai pertanda awal kanker mulut?

Sariawan menjadi lumrah ketika hadir dalam rentang waktu yang wajar, yaitu kurang dari satu minggu. Kemudian, sariawan yang biasa terjadi saat Anda terserang panas dalam memiliki tekstur yang lembut. Rasa nyeri yang hadir saat sariawan masih bisa ditoleransi. Sedangkan sariawan yang terjadi pada tahap awal kanker mulut, memiliki luka yang lebih serius. Dengan lebar yang sama, namun rasa nyeri yang dihadirkan seperti diluar kebiasaan.. selain itu, sariawan juga tak kunjung sembuh  hingga hitungan bulan. lebih lanjut, sariawan akan mengeras dan membentuk penebalan luka. Tak hanya di bibir, tapi juga dapat terjadi di organ mulut lainnya. seperti lidah, gusi, langit-langit, dan bibir.

Perbedaan yang paling menonjol antara sariawan biasa dengan gejala kanker mulut adalah letaknya. Apabila sariawan umumnya terjadi pada bagian mulut yang lunak, pada kanker mulut sariawan dapat saja terjadi dibagian mulut yang keras. Seperti gusi dan langit-langit keras. Selain itu, sariawa biasa tak akan pernah disertai dengan gejala penyakit lain. seperti demam. Namun, sebaliknya. Pada kanker mulut sariawan tak hanya diikuti dengan demam. Tapi juga pembengkakan kelenjar getah bening, meriang dan rasa tak nyaman yang berlebihan. Kanker mulut juga ditandai dengan sariawan yang mudah berdarah.

Selain sariawan, kanker mulut juga dapat diawali dengan terbentuknya bercak yang menebal baik di area pipi, bibir maupun lidah. Pada kondisi yang lebih lanjut, kanker mulut akan di iringi dengan gangguan kesehatan di seputar organ mulut seperti tenggorokan, pita suara, dan gigi. Jadi, jangan sepelekan jika Anda mengalami sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh dan di iringi dengan perubahan atau malah kehilangan suara. Baiknya, segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Jangan Sepelekan Gigi Berlubang

Anda pernah mengalami patah gigi? Kondisi semacam seringkali terjadi pada seseorang yang mengalami gigi keropos dan berlubang. Ketika lubang pada gigi tak segera di perbaiki dengan di tambal, maka lambat laun gigi akan tergerus dan patah. Pangkal gigi bekas patahan yang juga tak segera dirawat, dapat menimbulkan luka pada lidah akibat gesekan dengan patahan gigi tersebut. Kondisi mulut yang tak terawat dapat  menyebabkan peradangan. Ini juga dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya kanker mulut lho.

Taukah Anda, jika tak menjaga kebersihan mulut ternyata juga dapat menyebabkan kanker mulut? Mukosa atau liur yang kurang terjaga kebersihannya dapat meningkatkan peluang terjadinya kanker mulut, dimana ada banyak bakteri jahat yang hidup didalamnya.  Saat ini, kanker mulut masuk dalam daftar kanker ganas yang mematikan lho.

Saat Anda mengalami masalah gigi berlubang, segera lakukan perawatan ke dokter gigi. Lubang pada gigi yang tak dirawat dengan baik dan tepat dapat menjadi ruang ternyaman bagi banyak kuman di dalam mulut. Dan ini sangat mengerikan! Bahkan, resikonya akan menjadi belasan kali lipat apabila di barengi dengan buruknya gaya hidup. Seperti kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

Pada bulan kesadaran kanker mulut silam, diselenggarakan gerakan menggosok gigi yang di ikuti oleh 200 ribu anak indonesia. Salah satu cara terbaik dalam mencegah kanker mulut adalah dengan menyikat gigi dengan rutin dan benar. Pastikan untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Ini sangat baik untuk menjaga kepadatan gigi dan mencegah gigi berlubang. Selanjutnya, waktu menggosok gigi juga perlu diperhatikan. Sekurang-kurangnya 2 menit, untuk dapat membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan. Kebersihan mulut dan gigi adalah cara paling dasar untuk mencegah kanker mulut. Jangan lupa, untuk selalu melakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara  rutin, untuk memastikan semua dalam kondisi baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here