Apakah Penyakit Liver Itu Menular?

Proses diawali dengan terjadinya peradangan

0
169
penyakit liver

Sebenarnya, penyakit liver terdiri dari beberapa jenis. Ada yang menular, ada juga yang tidak. Itu tergantung pada penyebab dari penyakit liver itu sendiri. Untuk mengetahui lebih lanjut, ada baiknya, kita mengenali gejala awal dan perbedaan tiap jenis dari penyakit liver ya.

Gaya hidup yang tak sehat ternyata menimbulkan banyak dampak negatif untuk tubuh. Terutama, apabila Anda termasuk dalam golongan yang memiliki aktivitas tinggi, yang memiliki resiko tekanan pekerjaan yang menyebabkan stress. Kemudian, jika Anda hidup di kota besar, yang sudah terlanjur terbiasa mengkonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, namun minim nutrisi, belum lagi kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol dan perokok berat, Wah, tentu resiko Anda untuk terserang penyakit serius lebih besar ya.

Lalu, Apa sih Sebenarnya Liver itu?

Bagi sebagian orang, penyakit Liver juga dikenal dengan penyakit hati. Jadi, ada beberapa tahapan yang terjadi, sebelum pada akhirnya ditemukan adanya ‘kerusakan’ pada Liver Anda. Proses diawali dengan terjadinya peradangan. Kemudian, disusul dengan terbentuknya jaringan parut pada liver. Lalu, pada tahap selanjutnya, liver atau hati mengalami tanda-tanda pengerasan, atau sirosis.

Yang dalam kondisi terparah, ada kegagalan fungsi hati. Pada setiap individu, tahap-tahap semacam ini memiliki waktu yang berbeda-beda. Tentunya, apabila lebih cepat terdeteksi, dan ditangani dengan tepat, peluang kesembuhan akan lebih banyak.

Nah, apabila Anda memiliki garis keturunan yang pernah terserang penyakit hati atau liver, Anda harus lebih waspada ya. karena, selain faktor makanan, gaya hidup dan infeksi virus, faktor genetis turut ambil bagian dalam terjadinya penyakit ini. Untuk itu, lakukan cek kesehatan secara berkala.

Mari kenali beberapa jenis penyakit Liver beserta penyebabnya

Faktor Keturunan

Ada dua jenis penyakit liver yang disebabkan oleh faktor genetis atau keturunan. Yang pertama adalah Hemokromatosis. Pada kasus ini, terjadi kelainan dalam metabolisme tubuh, dimana tubuhterlalu banyak menyerap zat besi, yang berasal dari makanan. Sehingga menyebabkan penumpukan yang berlebihan. Selain dapat merusak fungsi hati, juga dapat merusak fungsi organ vital lainnya, seperti ginjal dan jantung.

gejala penyakit liver

Gejala yang ditemukan, biasanya seseorang dengan Hemokromatosis akan lebih cepat lelah. Beberapa bagian tubuh terasa nyeri. Dan gangguan pada organ reproduksi. Pada wanita, biasa terjadi setelah menopause. Karena, secara normal, zat besi berlebihan akan keluar bersamaan dengan siklusmestruasi. Atau, pada usia produktif, akan terjadi menopause dini.

Yang kedua adalah Defisiensi Alfa-1 Antripsin. Dimana liver tak dapat memproduksi protein alfa-1 Antripsin yang berfungsi untuk melindungi paru-paru. Dampaknya, kerusakan tak hanya terjadi pada hati atau liver, tapi juga pada paru-paru.

Gaya Hidup

Sudah menjadi rahasia umum bahwa gaya hidup dan pola makan tak sehat dapat menjadi pemicu berbagai penyakit mematikan, termasuk Liver. Dan, penyakit Liver yang disebabkan oleh gaya hidup tak sehat adalah Alcohol Fatty Liver. Dimana, kerusakan Liver disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol secara berlebih. Adapula Non-Alcohol Fatty Liver, yang disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak tinggi, dan tak terbiasa berolahraga. Biasanya, hal ini terjadi pada seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

Infeksi Virus

Penyakit liver yang menular adalah yang disebabkan oleh virus Hepatitis. Ada beberapa jenis virus hepatitis, yaitu Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, dan Hepatitis E. Penyakit liver yang disebabkan oleh virus hepatitis semacam ini,ada yang tergolong ringan. Dimana, akan sembuh seirung dengan pengobatan rutin yang dijalani. Namun ada juga yang tergolong akut atau kronis. Nah, pada kondisi ini, serangan virus dapat mengakibatkan kerusakan pada Hati atau Liver, sirosis, hingga kegagalan fungsi Hati dan Kanker hati.

penyakit liver

Selain disebabkan oleh virus, ternyata Hepatitis juga dapat disebabkan oleh auto imun. Dimana sistem pertahanan tubuh yang seharusnya berfungsi untuk membentengi tubuh dari serangan virus dan bakteri, malah berbalik menyerang tubuh.

Mencegah Penyakit Hepatitis

Hepatitis tak mudah ditularkan, seperti flu. Jadi, virus hepatitis tak menular lewat bersin, udara, tetesan air liur dan semacamnya. Cara penularannya lebih komnpleks. Seperti penyakit HIV. Yaitu, melalui penggunaan alat makan dan minum bersamaan dengan penderita Hepatitis, jarum suntik, pisau cukur dan alat tatoo. Pada ibu hamil yang tedeteksi mengidap Hepatitis, dapat menularkan virus Hepatitis melalui proses persalinan.

Yakni melalui cairan pada vagina dan darah ibu saat proses persalinan. Virus hepatiti juga dapat ditularkan melalui kontak feses. Misalkan, seorang mengganti popok bayi yang terdeteksi positif Hepatitis, tanpa menggunakan sarung tangan. Dan melalui kontak fisik dengan luka terbuka.

Untuk mencegahnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Yaitu:

  1. Lakukan Vaksin Hepatitis A dan B. Ini sangat penting, terutama bagi ibu hamil, bayi dan anak-anak dibawah usia 15 tahun.
  2. Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun.
  3. Memisahkan alat makan minum seseorang yang terdeteksi dengan Hepatitis dengan anggota keluarga yang lain
  4. Mencuci buah dan sayur dengan benar dan bersih
  5. Mengolah bahan makanan dengan suhu yang tepat, dan usahakan untuk menghindari makanan setengah matang atau bahkan mentah.
  6. Lebih waspada dalam menggunakan jarum suntik, sebagai pasien Anda berhak memastikan jarum yang digunakan untuk Anda aman dan baru.
  7. Hindari penggunaan narkoba

Penyakit Liver dapat dideteksi dengan melakukan tes darah, USG, MRI, Citiscan,Biopsi Hati dan tes genetik. Jika Anda mengalami gejala awal seperti mudah lelah dan anemia, kulit menjadi gelap, pembengkakan di bebearapa bagian tubuh dan nyeri dada, segera lakukan cek kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here