Apa Saja Penyebab Kelainan Buta Warna?

Kasus yang sering terjadi adalah buta warna parsial

0
543
buta warna

Buta warna merupakan kelainan tidak bisa membedakan warna tertentu. Penderita masalah penglihatan ini disebabkan karena faktor genetik yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Gejala yang ditimbulkan kurang disadari oleh penderitanya, karena harus melalui tes tertentu. Kasus yang sering terjadi adalah buta warna parsial, sangat jarang yang mengalami buta warna secara total.

Jika orang normal tidak mengalami kesulitan dalam membedakan warna merah, biru, dan hijau, serta campuran warna tersebut, penderita masalah penglihatan ini justru tidak bisa mengenalinya dengan benar. Kelainan tersebut tidak berdampak buruk pada kesehatan dan sebagian besar penderitanya sudah dapat beradaptasi dengan kondisi sekitar. Selain itu aktivitas mereka juga berjalan normal dengan bantuan kacamata atau menggunakan perangkat elektronik yang dirancang khusus untuk kasus buta warna.

Gejala Buta Warna

Kelainan ini lebih sering dialami oleh pria dewasa dibandingan wanita. Untuk mengetahui apakah Anda menderita buta warna atau tidak bisa dilihat dari gejalanya. Jika Anda kesulitan membedakan gradasi warna merah, kuning, dan hijau, itu artinya Anda mengalami buta warna tipe merah-hijau. Ada juga penderita yang sulit membedakan gradasi biru, hijau, kuning. Kasus buta warna tersebut merupakan tipe biru-kuning dan sangat jarang terjadi.

Meskipun disebut buta warna bukan berarti penderitanya tidak bisa melihat warna tertentu 100%. Mereka bisa mengenalinya hanya saja tampilannya lebih kusam sehingga sangat sulit dibedakan. Meski bukan penyakit yang berbahaya, namun kelainan ini kadang sangat mengganggu terutama jika Anda akan melamar pekerjaan yang mensyaratkan calon pekerjanya tidak menderita buta warna.

Penyebab Buta Warna

Hampir sebagian besar penderita buta warna mengalami kelainan tersebut karena pengaruh faktor genetik. Jadi orang tua yang menderita buta warna hampir bisa dipastikan anaknya juga akan mewarisi kelainan tersebut. Masalah penglihatan ini tidak bisa disembuhkan namun penderitanya dapat beraktivitas dengan lancar dengan memakai peralatan pendukung seperti kacamata.

Selain karena keturunan, ada banyak penyebab lainnya yang memicu timbulnya kelainan tersebut. Beberapa diantaranya adalah:

Faktor usia

Kemampuan seseorang dalam membedakan dan mengenali warna akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini merupakan kondisi yang wajar sebab fungsi penglihatan juga akan menurun. Karena itu bagi Anda yang berusia senja dan ingin menjaga kesehatan mata agar tidak mengalami gangguan, sebaiknya konsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.

Menderita penyakit tertentu

Buta warna juga bisa disebabkan karena menderita suatu penyakit tertentu misalnya Diabetes, Leukimia, Parkinson, dan Alzheimer. Pecandu minuman beralkohol juga dapat mengalami masalah penglihatan ini jika sudah mencapai level kronis. Kebiasaan buruk tersebut akan membuat kadar gula meningkat sehingga memicu penyakit diabetes. Tidak semua penderita kencing manis akan terkena buta warna, hanya beberapa saja dan itupun kasus yang cukup langka.

Efek samping obat

Beberapa jenis obat dengan dosis yang cukup tinggi bisa memberikan efek samping yang berbahaya salah satunya memicu kelainan buta warna. Beberapa jenis obat tersebut adalah klorokuin, digoxin, dan sildenafil. Penglihatan akan kembali pulih ketika pengobatan dihentikan. Jadi saat Anda akan mengkonsumsi obat ataupun suplemen, sebaiknya ketahui dulu efek samping yang ditimbulkan dan bila perlu konsultasikan dengan dokter supaya penglihatan Anda tidak mengalami masalah.

Terpapar bahan kimia

Zat kimia berbahaya yang terdapat pada asap kendaraan dan pabrik juga dapat menyebabkan masalah penglihatan seperti buta warna. Paparan yang sudah terakumulasi bisa menyebabkan kondisi mata terasa perih dan jika dibiarkan terus bisa memberikan dampak yang serius. Untuk mencegah buta warna sebaiknya hindari paparan bahan kimia tersebut supaya kesehatan mata tidak terganggu.

Pentingnya Melakukan Tes Buta Warna Sedari Awal

Mata menjadi salah satu organ tubuh yang sangat vital fungsinya. Jika kondisinya mengalami kelainan, maka dapat berdampak buruk bagi kualitas penglihatan serta aktivitas sehari-hari. Buta warna menjadi kasus yang kurang mendapatkan perhatian serius karena gejalanya tidak begitu memberikan efek besar. Namun tahukah Anda, jika buta warna juga bisa mempersulit berbagai macam aktivitas, diantaranya seperti:

  1. Membedakan daging yang mentah dan matang
  2. Membedakan warna lampu lalu lintas
  3. Membedakan jenis obat tertentu yang tidak dilabeli
  4. Mendapatkan jenis pekerjaan tertentu seperti masinis, pilot, pemandu lalu lintas udara, dan lain-lain.

Saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan masalah penglihatan tersebut. Namun sebagian besar penderitanya sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan dan tidak mengalami kesulitan saat beraktivitas. Disamping itu, kini sudah ada kacamata yang dibuat khusus untuk buta warna dengan tipe tertentu.

Penderita buta warna masih bisa melihat warna hanya saja kemampuan mengidentifikasi warna tertentu dan gradasinya mengalami gangguan. Jika kondisi penglihatan Anda saat ini masih normal, sebaiknya tetap jaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin A, menjauhi kebiasaan buruk, dan aktif melakukan olahraga secara teratur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here